Haloo Teman Teman Blogger, kali ini saya akan kembali membagikan petualangan seru saya dan tidak kalah asyik seperti pada postingan sebelumnya. bagi teman teman blogger yang belum melihat postingan saya sebelumnya saat di gunung api purba nglanggeran bisa lihat
disini. cerita saya kali ini adalah tentang pengalaman saya saat di Candi Ceto. lokasi Candi Ceto itu sendiri terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kec Jenawi, Kab Karanganyar Jawa Tengah Indonesia. dan secara letak geografisnya Candi Ceto berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 meter di atas permukaan laut. dan Candi Ceto itu sendiri merupakan candi bercorak agama hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir era majapahit (Abad ke-15 Masehi). Candi Ceto adalah salah satu destinasi yang kami kunjungi saat backpacker di luar kota. pada awal perjalanan niat kami hanya mengunjungi kota jogja saja tetapi pada hari ke-5 dikota jogja semua niat awal berubah seketika. akhirnya diputuskanlah untuk pergi kekota solo, dan kebetulan disana ada tempat untuk menginap yaitu kosan teman kami yang bernama parimin, yang sekarang sedang melanjutkan studi kuliahnya di universitas sebelas maret. perjalanan kami ke candi ceto bisa dibilang tidak jelas, karena awalnya bingung mau kemana dan tidak banyak tahu tentang destinasi disana. akhirnya candi ceto lah sebagai bahan usulan si parimin untuk mengajak kami semua pergi kesana. pada awalnya parimin tidak menyebutkan lokasi dan kondisi disana akhirnya kami membawa peralatan seadanya dan memakai jaket yang tidak terlalu tebal dan ada beberapa teman kami yang namanya nopal malah tidak memakai jaket. perjalanan dimulai pada jam 1 siang abis dzuhur. kami menumpangi transportasi bus dari kota solo yang langsung menuju terminal di dekat candi ceto, dan jarak dari terminal sampai ke candi cetonya masih sekitar 20 Km lagi. kendaraan selanjutnya dari terminal menuju candi ceto menggunakan elf yang seharga Rp5000/orang. saat sampai disana hari sudah menjelang sore dan sudah tidak terlalu banyak pengunjung dan cuacanya cukup dingin sekali karena ternyata kami baru mengetahui candi ceto berada persis dibawah lereng gunung lawu, tapi itu semua tidak mematahkan semangat kami dan langsung saja kami membeli tiket yang seharga Rp3000/orang.

saat baru memasuki candi ceto muncullah suasana mistis nan eksotis yang menyelimuti kami. pemandangan eksotis matahari terbenam yang terlihat dari ufuk barat serta keindahan corak bangunan candi yang begitu menawan sangat memanjakan kami disana.
eloknya pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang terlihat dari candi ceto juga merupakan suatu panorama keindahan alam yang cukup hebat. ternyata kami tidak menyesal sampai disana sudah menjelang sore karena ternyata pass banget sunsetnya keliatan dari candi ceto hahaha..
Candi Ceto salah satu candi yang sampai saat ini masih menjadi tempat pemujaan bagi para kaum umat hindu. khususnya untuk pemujaan dewa siwa, dan juga msih banyak sekali sisa-sisa sesajen, dupa, serta bau kemenyan yang berada di candi tersebut. dan ada juga ada salah satu tempat di candi ceto yang tempatnya berbeda dan agak sedikit jauh dari candi, namanya adalah tempat pemujaan dewi saraswati. jika kita ingin mengunjungi tempat tersebut saat sudah sampai diatas kita ambil jalan kekiri dan melewati sedikit hutan dengan jalan setapak, sekita jarak 200meter sampai lah kita di tempat tersebut. disana suasananya sunyi dan sangat mistis sekali.
Trip Jogja-Solo Tahun 2015 bersama sahabat-sahabat saya memang tidak pernah terlupakan, semoga jika ada waktu lagi kami akan mengunjungi kawasan candi ceto lagi, karena masih ada yang belum kita kunjungi disana seperti Air Terjun Drojokan, Candi Sukuh, dan masih banyak lagi. dan mudah-mudahan juga kami ada kesempatan untuk menaklukan Gunung Lawu yang penuh banyak misteri haha... cukup sudah postingan kali ini,, dan tunggu cerita menarik selanjutnya.. Byee.. :D
0 komentar:
Posting Komentar