Selasa, 12 April 2016

Pulau Kelor

Haloo Teman teman blogger kembali dengan postingan saya, yang tentunya masih membahas tentang destinasi2 wisata di indonesia. okee,, teman teman ada yang sudah tau pulau kelor atau bahkan ada yang sudah pernah mengunjunginya, okee bagi yang sudah pernah kesana tentunya seruu bukaan :D hehe.. dan bagi teman teman yang belum tau pulau kelor baik saya akan jelaskan dan ceritakan sesuai dengan pengalaman saya. Pulau Kelor dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Pulau Kelor terletak berdekatan dengan gugusan yang sama dengan Pulau Petondan Besar, Pulau Petondan Kecil, Pulau Kelapa, Pulau Onrust dan Pulau Bidadari, yaa begitulah sedikit penjelasan tentang pulau kelor. perjalanan saya ke pulau kelor itu bisa dibilang awalnya itu hanya iseng-iseng aja, karena waktu itu pada bulan februari tahun 2015 saya dengan teman teman di lingkungan rumah saya sedang bosan dan butuh hiburan. akhirnya teman saya yang mengusulkan untuk menginap atau ngecamp di pulau kelor. pada waktu itu hanya teman saya aja tuh yang tau tempat dan lokasinya, akhirnya tanpa harus menunggu lama kami semua setuju untuk pergi kesana. setelah itu langsung dalam waktu satu jam kami mempersiapkan semua perlengkapan pribadi dan peralatan logistik. dan untungnya ada teman kami yang memfasilitasi peralatan camping seperti tenda ukuran 8 orang, nesting, senter, dan alat pancing. lengkap deh pokoknya jadinya tidak memakan waktu lama untuk bersiap-siap. dengan segala peralatan yng lengkap sudah, kami ber6 langsung berangkat ke pulau kelor. perjalanan kami menggunakan kendaraan bermotor dari tangerang menuju muara kamal daerah jakarta utara, perjalanan pun tidak memakan waktu lama hanya menempuh sekitar 1 jam. setelah sampai dimuara kami langsung bernegosiasi dengan warga setempat untuk membicarakan harga perahu penyebrangan dari muara kamal menuju pulau kelor. yang kebetulan waktu itu salah satu teman kami ada yang sudah cukup akrab dengan salah satu nelayan kapal yang berjasa mengantarkan kami jadii tidak perlu repot untuk membicarakan masalah harga dan keselamatannyya. sekitar jam 4 sore kami langsung menyebrang dari muara kamal ke pulau kelor dengan perahunya bang samsul. penyebrangan pun tidak memakan waktu lama hanya sekitar 2 jam, ombak serta angin lautpun tenang  jadi penyebrangan berjalan dengan lancar dan selamat. sesampai disana kami disuguhkan pasir putih yang bersih dan indah, serta kejernihan air lautnya yang masih sangat terjaga. keindahan sunset  di pulau kelor pun melengkapi penyambutan hangat kami, tapii karena waktu juga sudah semakin gelap serta angin laut yang sudah cukup kencang kami langsung bergegas untuk mendirikan tenda dan menyiapkan malam. pada malam hari di pulau kelor pun kami menikmatinya dengan suasana bercanda, tertawa, serta berfoto-foto dimalam hari. 




setelah puass menikmati indahnya malam, kami bergegas membereskan peralatan dan istirahat. pada keesokan harinyapun kami juga tidak ketinggalan untuk menikmati pemandangan sunrise di pulau kelor.








indah bukan pemandangan sunrise di pulau kelor hehe.. setelah menikmati itu semua kami langsung  berenang untuk dengan jernihnya air di pulau kelor.


                                                                                             




menikmati sunrise sudah, berenang sudah, yang belum hanya memancing. saat hari sudah mulai siang kami langsung menyiapkan umpan dan alat pancing serta langsung mencari spot yang banyak ikannya. sambil menyantap makan siang dan menikmati cerahnya pulau kelor sambil memancing.
di Pulau Kelor itu ternyata banyak sekali ikan kerapu, apalgi yang namanya kerapu barongsai. kata warga setempat jika pemancing ada yang mendapat ikan tersebut mending langsung dibuang karena bisa mengeluarkan racun dan sangat membahayakan nyawa manusia. dan salah satu teman kami ada yang mendapat jenis ikan kerapu tapi bukan tipe barongsai akhirnya langsung kami release dan tidak mau mengambil resiko. ikan disini cukup banyak jadi bagi para pemancing pulau kelor salah satu rekomendasi untuk spot para pemancing. setelah hari menjelang sore kami sekali lagi menikmati indahnya lautan di pulau kelor sambil memandangi sunset di sore hari.


setelah semuanya sudah kami rasakan, waktunya bergegas untuk menyiapkan barang dan pulang kerumah. kapal samsul juga sudah menjemput kami di bibir pantai. petualangan pulau kelor bersama teman teman IRK memang sangat menakjubkan dan tidak terlupakan... semoga kami semua bisa menyempatkan lagi untuk datang kesana. sekian cukup sudah postingan kali ini dan terus nantikan petualangan seru selanjutnya.. Byee.. :D


Senin, 11 April 2016

Wisata Candi Ceto

Haloo Teman Teman Blogger, kali ini saya akan kembali membagikan petualangan seru saya dan tidak kalah asyik seperti pada postingan sebelumnya. bagi teman teman blogger yang belum melihat postingan saya sebelumnya saat di gunung api purba nglanggeran bisa lihat disini. cerita saya kali ini adalah tentang pengalaman saya saat di Candi Ceto. lokasi Candi Ceto itu sendiri terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kec Jenawi, Kab Karanganyar Jawa Tengah Indonesia. dan secara letak geografisnya Candi Ceto berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 meter di atas permukaan laut. dan Candi Ceto itu sendiri merupakan candi bercorak agama hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir era majapahit (Abad ke-15 Masehi). Candi Ceto adalah salah satu destinasi yang kami kunjungi saat backpacker di luar kota. pada awal perjalanan niat kami hanya mengunjungi kota jogja saja tetapi pada hari ke-5 dikota jogja semua niat awal berubah seketika. akhirnya diputuskanlah untuk pergi kekota solo, dan kebetulan disana ada tempat untuk menginap yaitu kosan teman kami yang bernama parimin, yang sekarang sedang melanjutkan studi kuliahnya di universitas sebelas maret. perjalanan kami ke candi ceto bisa dibilang tidak jelas, karena awalnya bingung mau kemana dan tidak banyak tahu tentang destinasi disana. akhirnya candi ceto lah sebagai bahan usulan si parimin untuk mengajak kami semua pergi kesana. pada awalnya parimin tidak menyebutkan lokasi dan kondisi disana akhirnya kami membawa peralatan seadanya dan memakai jaket yang tidak terlalu tebal dan ada beberapa teman kami yang namanya nopal malah tidak memakai jaket. perjalanan dimulai pada jam 1 siang abis dzuhur. kami menumpangi transportasi bus dari kota solo yang langsung menuju terminal di dekat candi ceto, dan jarak dari terminal sampai ke candi cetonya masih sekitar 20 Km lagi. kendaraan selanjutnya dari terminal menuju candi ceto menggunakan elf yang seharga Rp5000/orang. saat sampai disana hari sudah menjelang sore dan sudah tidak terlalu banyak pengunjung dan cuacanya cukup dingin sekali karena ternyata kami baru mengetahui candi ceto berada persis dibawah lereng gunung lawu, tapi itu semua tidak mematahkan semangat kami dan langsung saja kami membeli tiket yang seharga Rp3000/orang.


saat baru memasuki candi ceto muncullah suasana mistis nan eksotis yang menyelimuti kami. pemandangan eksotis matahari terbenam yang terlihat dari ufuk barat serta keindahan corak bangunan candi yang begitu menawan sangat memanjakan kami disana.







eloknya pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang terlihat dari candi ceto juga merupakan suatu panorama keindahan alam yang cukup hebat. ternyata kami tidak menyesal sampai disana sudah menjelang sore karena ternyata pass banget sunsetnya keliatan dari candi ceto hahaha..   









Candi Ceto salah satu candi yang sampai saat ini masih menjadi tempat pemujaan bagi para kaum umat hindu. khususnya untuk pemujaan dewa siwa, dan juga msih banyak sekali sisa-sisa sesajen, dupa, serta bau kemenyan yang berada di candi tersebut. dan ada juga ada salah satu tempat di candi ceto yang tempatnya berbeda dan agak sedikit jauh dari candi, namanya adalah tempat pemujaan dewi saraswati. jika kita ingin mengunjungi tempat tersebut saat sudah sampai diatas kita ambil jalan kekiri dan melewati sedikit hutan dengan jalan setapak, sekita jarak 200meter sampai lah kita di tempat tersebut. disana suasananya sunyi dan sangat mistis sekali. 


                

Trip Jogja-Solo Tahun 2015 bersama sahabat-sahabat saya memang tidak pernah terlupakan, semoga jika ada waktu lagi kami akan mengunjungi kawasan candi ceto lagi, karena masih ada yang belum kita kunjungi disana seperti Air Terjun Drojokan, Candi Sukuh, dan masih banyak lagi. dan mudah-mudahan juga kami ada kesempatan untuk menaklukan Gunung Lawu yang penuh banyak misteri haha... cukup sudah postingan kali ini,, dan tunggu cerita menarik selanjutnya.. Byee.. :D                                            

Pantai Parangtritis

Hallo lagi semuanya, kali ini saya akan menceritakan kisah saya di salah satu pantai terkenal yang ada di daerah istimewa Jogjakarta yaitu pantai Parangtritis. Pantai Parangtritis itu sendiri berada di selatan kurang lebih 25 km dari kota jogja. Terakhir kali saya ke pantai ini yaitu bersama keluarga kurang lebih 3 tahun yang lalu. Jadi jangan heran kalau melihat foto-foto saya di sini sudah berbeda dengan saya yang sekarang.. :p

Pantai Parangtritis ini sendiri menurut saya adalah salah satu pantai terbaik di pulau Jawa dan tolong jangan bandingkan pantai ini dengan pantai Ancol ya :p Pasirnya walau tidak putih, tetapi sangat lembut saat di pijak, dan lautnya sendiri tidak ada begitu banyak karang, sehingga ketika tergulung ombak tidak menimbulkan luka yang serius. Ombaknya pun bisa dibilang cukup besar sehingga menjadikannya salah satu spot berselancar yang baik. Anginnya pun di sini cukup kencang, adem enak buat maen layangan juga.

Di belakang pantai ini terdapat sebuah tebing tinggi yang mempercantik pantai ini, yaitu tebing gembirawati. (tolong abaikan foto saya yang masih dekil ini :p)
sebenarnya ada beberapa mitos masyarakat yang masih di percaya sampai saat ini, yaitu larangan menggunakan pakaian yang berwarna hijau, konon katanya orang yang memakai pakaian berwarna hijau akan raib di culik oleh penguasa pantai selatan.



Di pantai ini, terdapat berbagai fasilitas penyewaan, sewa kuda/dokar berkisar Rp. 25.000 dan sewa ATV berkisar Rp. 50.000/30 mnt. (ATV nya kurang bagus ya? iya lah gocap doang -__-')
seperti biasa halnya tempat wisata, pastinya ada banyak toko-toko souvenir dan tempat makan yang bervariasi di sini. Pokoknya, salah satu tempat wisata yang recommended dah jika kalian berwisata ke Jogja...

Minggu, 10 April 2016

Tangkuban Perahu

Halo kawan-kawan, saya mau menceritakan kisah saya di Tangkuban Perahu beberapa minggu yang lalu. Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di provinsi Jawa Barat, Lembang Bandung barat.
Tangkuban Perahu identik dengan kisah legenda Sangkuriang yang konon katanya, gunung ini terbentuk karena sangkuriang marah lalu menendang sampan/perahu karena tak dapat memenuhi syarat yang diminta dayang sumbi.

Saya sendiri ke sini bersama teman-teman dari tempat kerja saya di daerah Bintaro, kami berangkat dari kantor setelah subuh dan kurang lebih hanya memakan waktu 3-4 jam karena tol yang kami lewati termasuk ramai lancar. sesampai di tangkuban perahu, yang bisa saya rasakan itu adalah hawa sejuk dan bau belerang yang mungkin lumayan menyengat ya, lokasi wisata ini juga bisa di bilang cukup ramai di padati oleh wisatawan asing maupun lokal.

Seperti halnya tempat wisata lain, di sini terdapat banyak toko-toko souvenir, dari baju yang bertuliskan Tangkuban Perahu hingga alat musik tradisional khas Jawa Barat, angklung.


Kamis, 07 April 2016

Pantai Indrayanti Jogjakarta


Pantai Indrayanti Gunung kidul. inilah satu lagi wisata pantai di Yogyakarta yang patut Anda kunjungi dari Kabupaten Gunungkidul. Pantai Indrayanti. begitu masyarakat lokal ataupun kalangan wisatawan menyebut pantai yang indah.



Lokasi Pantai Indrayanti Gunungkidul terletak tepat di sisi timur Pantai Sundak. Keduanya dibatasi oleh perbukitan karang. Pantai Indarayati menawarkan keindahan panorama yang unik dibanding pantai-pantai lain di Gunungkidul. Tidak hanya bentang pasir putih yang mempesona atau megahnya perbukitan batuan karang, jernihnya air laut yang terlihat biru bersih seolah mengajak para wisatawan untuk berenang dan berbaur di dalamnya.

Peran aktif pihak swasta yang turut ambil bagian dalam pengelolaan Pantai Indrayanti Gunungkidul cukup membawa dampak positif. Hal ini dapat terlihat dari keseluruhan kawasan pantai yang terja kebersihannya, bahkan hingga sepanjang garis pantai bebas dari sampah.



Alamat Pantai Indrayanti: Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kab. Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta




Bukit Moko Bandung



bukit moko, tidak banyak orang yang tahu tempat ini. Namun bagi warga bandung dan sekitarnya, tempat dengan tinggi 1500 meter di atas permukaan laui ini merupakan lokasi wisata yang tidak asing lagi. Karena tingginya, tempat ini dinobatkan menjadi puncak tertinggi di kota Bandung, Anda dapat melihat pemandangan kota Bandung dengan jelas dari sini.

Di tempat ini, anda dapat menikmati pemandangan hutan pinus sambil berjalan menuju Puncak Bintang, Puncak tertinggi Moko.




Pulau Tidung



Halo teman kali ini saya ingin menceritakan tentang pulau tidung. Pulau Tidung adalah pulau wisata yang berada di kepulauan seribu. Pulau ini menjadi tempat rekreasi yang populer bila dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya. Lokasi pulau tidung yang tidak terlalu jauh dari Jakarta membuat para wisatawan tak perlu lama menempuh perjalanan laut.




Pulau Tidung terdiri dari Tidung besar dan Tidung kecil yang dihubungkan oleh jembatan panjang yang dinamakan jembatan cinta oleh penduduk setempat ini terletak di kepulauan seribu selatan bagian barat, Dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari muara angke dengan kapal penumpang.




Di awal jembatan penghubung ini, akan ditemui jembatan yang cukup tinggi untuk melalui satu cekungan laut yang agak dalam, dimana banyak anak kecil penduduk setempat memperagakan loncat indah dari jembatan sebagai sarana bermain mereka, cukup menghibur para wisatawan dan amat mengundang keinginan untuk bisa bergabung dengan mereka melakukan loncat di pantai biru tanpa ombak.

Sebagai salah satu tujuan favorit paket wisata, pulau tidung ini dapat ditemui perkampungan penduduk dan beberapa warung yang menyediakan mmakanan dan minuman ringan, selanjutnya jalan setapak yang panjang ini akan melewati fasilitas umum. Seperti kantor polisi, sekolaj setingkat SMU untuk para pelajar dari pulau sekeliling, kumpulan warung dan menuju ke jembatan cinta yang menghubungkan pulalu Tidung Besar dengan Pulau Tidung kecil tanpa penduduk





Di penghujung jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan pengembangbiakan mangrove, masih tampil indah ditelusuri dengan bersepeda, melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya.

Senin, 04 April 2016

Gunung Api Purba Nglanggeran


 Haloo Teman-teman blogger kali ini saya akan membagikan sebuah pengalaman menarik saya saat mengunjungi Destinasi Gunung Api Purba Nglanggeran. Wisata ini sangat cocok bagi kalian yang berjiwa petualang karena jalur pendakiannya yang cukup ekstrim dan sulitnya mendapatkan transportasi untuk sampai ke tujuan wisata ini. sebelumnya saya akan menjelaskan sedikit tentang Gunung Nglanggeran. Gunung Nglanggeran adalah sebuah gunung di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Gunung ini adalah satu-satunya gunung api purba di Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu. Gunung Nglanggeran tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit.Gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul yang berada pada deretan Pegunungan Sewu. Dan mitosnya Gunung Nglanggeran konon merupakan tempat menghukum warga desa yang ceroboh merusak wayang.Asal kata nglanggeran adalah nglanggar yang mempunyai arti melanggar. Pada ratusan tahun yang lalu, penduduk desa sekitar mengundang seorang dalang untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen. Akan tetapi para warga desa melakukan hal ceroboh. Mereka mencoba merusak wayang si dalang. Dalang murka dan mengutuk warga desa menjadi sosok wayang dan dibuang ke Bukit Nglanggeran. itu hanya sebuah cerita rakyat yang muncul di kalangan warga sekitar, jadi jangan terlalu percaya yaa guyss haha...

Petualangan Kami di Gunung Nglanggeran berawal dari kami yang saat itu sedang mengadakan backpacker ke kota jogja,, kami semua berencana untuk mengunjungi destinasi gunung tersebut di hari pertama saat kita sampai di kota jogja. perjalanan kami dimulai dari rumah salah satu teman kami yang sebut saja bariu yang rumahnya berada di Desa Rojosari, Terong, Delingo Bantul Yogyakarta. untuk menuju ke lokasi kami mempunyai kendala yaitu keterbatasan transportasi, tapi semua itu terselesaikan setelah kami mendapat tumpangan mobil bapak dul. yang kebetulan saat itu mobil truk bapak dul sedang melintas didepan jalan rumah dan setelah bertanya-tanya ternyata tujuan kami sama.. ya sudaah tanpa basa basi kami langsung naik mobil truk bapak dul untuk sampai ke lokasi. layak seorang petualang kami sangat bangga mendapat mobil tumpangan tersebut dari sini kami dapat mengetahui bahwa warga jogja memang sangat ramah dan suka menolong. singkat cerita sampailah kami di tujuan, dan langsung membeli tiket masuk seharga Rp 5.000 dan bersiap-siap untuk mendaki gunung nglanggeran. gunung ini mempunyai jalan mendaki yang cukup unik, seperti melewati jalan berbatu, jalan sempit yang dihimpit oleh 2 buah tebing yang besar, dan juga ada sebuah jalan yang dimana dihimpit sebuah tebing dan dihalang oleh batu besar, jadi kami menelusuri jalan tersebut harus dengan jalan membungkuk sambil menanjak, haha cukup ekstrim yaa.... setelah melewati jalan mendaki yang sulit tadi akhirnya sampailah kami dipuncak gunung nglanggeran. disana kami langsung berfoto-foto dan menikmati panorama indahnya gunung nglanggeran. yaa walaupun puncaknya tidak terlalu tinggi seperti gunung-gunung biasanya tapi kami sangat senang kok karena pemandangan disini tidak kalah menakjubkan. dibawah ini adalah beberapa foto kami pada saat di puncak Gunung Nglanggeran





 

 Tips : Mengingat kawasan ini berada di deretan pegunungan dengan ketinggian 200-700 di atas permukaan air laut (dpl) dengan kisaran temperatur cuaca rata panas, maka wisatawan disarankan membawa bekal air minum dan makanan untuk menikmati suasana sunset di puncak Gunung Api Purba ini. Sementara untuk keperluan air bersih alami sangat melimpah di kaki Gunung Api Purba. Sebuah sumber air alami ada di semak-semak di kaki pepohonan tak jauh dari base-camp yakni bangunan Pendopo Joglo Kalingsong. Lokasinya hanya 100 meter dari jalan raya utama. selain itu juga jika bagi teman-teman blogger yang berminat untuk mengnjungi wisata ini alangkah baiknya untuk menggunakan transportasi pribadi. karena tidak adanya tranportasi umum dari wilayah patuk sampai ke gunung nglanggeran yang jaraknya cukup jauh sekitar 10Km. maka dari itu agar demi mendapatkan kenyamanan yang lebih disarankan membawa transportasi pribadi jika tidak yaa paling cari omprengan seperti kami hahaha....

cukup sekian postingan kali ini, dan tunggu cerita kami yang selanjutnya yang lebih seruuu... :D